Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) di era Society 5.0 telah membawa perubahan besar terhadap dunia profesi, termasuk profesi akuntan. Penerapan AI dalam sistem akuntansi modern memungkinkan otomatisasi berbagai aktivitas seperti pencatatan transaksi, analisis laporan keuangan, hingga proses audit berbasis data. Tidak hanya meningkatkan efisiensi dan akurasi, tetapi juga menuntut transformasi mendalam terhadap peran, keterampilan, dan tanggung jawab etika seorang akuntan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh AI terhadap kompetensi akuntan, khususnya dalam konteks perubahan peran, keterampilan yang dibutuhkan, serta implikasi etika profesi di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah berbagai artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2018–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI telah menggeser peran akuntan dari sekadar penyusun laporan keuangan menjadi penasihat strategis dan analisis berbasis data. Meskipun AI mampu meningkatkan efisiensi kerja, keputusan moral dan profesional tetap tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh teknologi. Oleh karena itu, penerapan AI dalam akuntansi harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi teknologis dan integritas etika untuk menjaga kepercayaan publik dan kredibilitas profesi akuntan.