Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tetus Kuanheun dalam memahami prinsip-prinsip dasar manajemen organisasi dan perencanaan keuangan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Sebagai lembaga ekonomi desa, BUMDes memegang peran penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan potensi lokal yang produktif. Namun, berbagai kendala masih ditemukan, seperti lemahnya kemampuan manajerial, ketidakteraturan dalam pencatatan transaksi, serta rendahnya literasi keuangan pada tingkat pengurus. Kondisi ini berdampak pada belum optimalnya pengelolaan unit usaha dan berisiko menghambat perkembangan ekonomi desa. Melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan yang dirancang berbasis kebutuhan lapangan, tim dosen memperkenalkan konsep manajemen modern, prinsip tata kelola yang baik, serta teknik penyusunan rencana keuangan desa yang sistematis. Metode pembelajaran partisipatif diterapkan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi penyusunan rencana usaha dan proyeksi keuangan, serta bimbingan langsung dalam memahami format laporan keuangan sederhana. Pendekatan ini memungkinkan peserta untuk tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mempraktikkannya sesuai konteks usaha lokal. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta, terutama dalam menyusun rencana kerja, membuat proyeksi pendapatan dan belanja operasional, serta menyusun laporan keuangan sederhana yang relevan bagi operasional BUMDes. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas tata kelola BUMDes secara berkelanjutan dan menjadi langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi desa.