Latar Belakang: Fraktur ekstremitas bawah merupakan masalah muskuloskeletal signifikan dengan morbiditas tinggi, terutama pada kelompok usia produktif akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia.Tujuan: Mendeskripsikan karakteristik demografi, klinis, dan radiologis pasien fraktur ekstremitas bawah di RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe Gorontalo tahun 2024. Metode: Studi kuantitatif deskriptif retrospektif menggunakan data rekam medis elektronik. Populasi seluruh pasien fraktur ekstremitas bawah tahun 2024; sampel 67 pasien via total sampling. Instrumen lembar observasi terstruktur; analisis univariat frekuensi dan persentase dengan Excel dan SPSS 26. Hasil: Mayoritas laki-laki (62,7%), usia 18-39 tahun (32,8%), pekerjaan PNS/TNI/Polri/BUMN/BUMD (40,3%). Trauma energi tinggi (70,1%) didominasi kecelakaan lalu lintas (55,2%), femur tersering (32,8%), traumatik (83,6%), tertutup (56,7%), komplit (89,6%). Kesimpulan: Pola fraktur mencerminkan trauma produktif; diperlukan pencegahan keselamatan berkendara dan rekam medis lengkap.