Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Perbandingan Nilai Resistansi pada Pentanahan Elektroda Batang dengan Elektroda Grid Menggunakan Bentonit dan Garam (Nacl) pada Tanah Berpasir di Kecamatan Kemalang Sugeng Haryadi; Afriliana Kusuma Dewi; Putra Widyantoro; Universitas Widya Dharma Klaten
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7582

Abstract

Sistem pentanahan (grounding system) adalah suatu sistem penghubung yang menghubungkan sistem, badan peralatan, dan instalasi dengan bumi dan tanah. Oleh karena itu, sistem pentanahan menjadi bagian penting dari sistem tenaga listrik, pentanahan yang tidak memadai dapat menyebabkan kerusakan pada komponen, peralatan elektronika, dan bahkan mengakibatkan korban jiwa pada manusia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai hasil resistansi pada pengukuran sistem pentanahan tanah berpasir menggunakan elektroda batang dan elektroda grid yang diberi penambahan perlakuan zat aditif berupa bentonit dan garam. Metode yang digunakan yaitu perancangan desain, pembuatan elektroda, pengolahan data dan analisa data. Data yang digunakan yaitu hasil dari 10 kali pengukuran selama 1 bulan di ambil nilai rata-ratanya. Hasil rata-rata nilai resistansi pentanahan tanpa perlakuan untuk elektroda batang 47,7 Ω dan untuk elektroda grid 46,4 Ω, dan rata-rata untuk penambahan bentonit pada elektroda batang 42 Ω dan untuk elektroda grid 41,4 Ω, sedangkan nilai rata-rata penambahan garam pada elektroda batang 40,5 Ω dan untuk elektroda grid 37,6 Ω. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa elektroda grid dengan tambahan perlakuan garam mempunyai nilai resistansi paling rendah yaitu 37,6 Ω.