Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebijakan dividen, good corporate governance, dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang datanya diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan web masing-masing perusahaan, untuk teknis analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan regresi data panel dengan bantuan software E-views 13. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan consumer non-cyclicals. Teknik data menggunakan purposive sampling, yang dijadikan sampel penelitian adalah 12 perusahaan dengan pengamatan selama 5 tahun periode 2020-2024. Hasil penelitian ini menunjukan hasil bahwa kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap manajemen laba karena pembagian dividen tidak menjadi fokus utama para investor, sehingga keputusan pembagian dividen tidak serta merta terkait dengan praktik manajemen laba. Good corporate governance yang diproksikan dengan kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, dikarenakan besar kecilnya kepemilikan institusional tidak sepenuhnya cukup berfungsi sebagai mekanisme pengawasan yang efektif dan kecilnya saham yang dimiliki oleh manajer mengakibatkan kepemilikan manajerial tidak dapat berfungsi sebagai instrumen yang efektif dalam menekankan praktik manajemen laba. Ukuran perusahaan berpengaruh terhadap manajemen laba karena semakin besar ukuran perusahaan, semakin besar pula kemungkinan untuk melakukan praktik manajemen laba.