Kasus anemia dalam kehamilan memiliki dampak yang signifikan baik pada ibu dan janin maupun saat persalinan. Dampak tersebut dapat meningkatkan mortalitas pada ibu dan janinnya. Beberapa dampak yang dapat terjadi, yaitu kelahiran bayi dengan premature, berat badan lahir rendah (BBLR) dan mudah terpapar infeksi. Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan cross sectional, kegiatan pengumpulan data dilakukan dari responden yang datang ke Kelas Ibu Hamil dan Posyandu pada Oktober-Desember 2024 di 13 Posyandu dan 1 kels ibu hamil di Desa Dopang dan Desa Gunungsari, dengan jenis penelitian bersifat deskriptif dan analitik. Dilakukan penelitian tingkat pengetahuan dan kepatuan konsumsi tablet tambah darah dengan memerhatikan beberapa karakteristik, yaitu usia, pekerjaan, pendidikan, usia kehamilan, paritas, dan edukasi efek samping yang dikatkan dengan tingkat pengetahuan, dan tingkat kepatuhan ibu hamil. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan adanya hubungan yang bermakna pendidikan terhadap tingkat pengetahuan, namun tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan tingkat kepatuhan minum tablet tambah darah pada ibu hamil.