This Author published in this journals
All Journal Geoscience Journal
Yusi Firmansyah, Muhammad Nabiel N , Reza M. G.G,
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Geoscience Journal

GEOLOGI DAERAH CITUNDUN DAN SEKITARNYA KECAMATAN CIWARU, KABUPATEN KUNINGAN, PROVINSI JAWA BARAT Yusi Firmansyah, Muhammad Nabiel N , Reza M. G.G,
Geoscience Journal Vol 9, No 4 (2025): Padjadjaran Geoscience Journal
Publisher : Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pgj.v9i4.69867

Abstract

Daerah pemetaan secara administratif berada di Desa Citundun dan sekitarnya, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, pada koordinat 108°36’6”-108°38’50” BT dan 7°5’21”-7°8’2” LS. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tatanan geologi daerah Citundun dan sekitarnya yang disajikan dalam bentuk peta tematik skala 1:12.500, sebagai dasar identifikasi potensi sumber daya geologi serta upaya mitigasi bencana geologi. Metode penelitian meliputi tahapan pra-lapangan berupa studi literatur dan penyusunan peta dasar, pengamatan geologi lapangan, serta tahapan pascalapangan berupa pengolahan data di studio dan analisis laboratorium. Berdasarkan Peta Geologi Regional Lembar Majenang (Kastowo, 1975), daerah pemetaan tersusun oleh Formasi Halang (Tmph). Analisis geomorfologi menunjukkan tiga satuan geomorfologi, yaitu satuan dataran struktural, satuan perbukitan struktural agak terjal, dan satuan perbukitan stuktural terjal (Van Zuidam, 1985). Analisis stratigrafi yang didukung oleh hasil analisis laboratorium mengidentifikasi tiga satuan batuan. Urutan stratigrafi dari tertua hingga termuda terdiri atas Satuan Batupasir (Tmbp) berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir yang terendapkan pada lingkungan laut dalam, Satuan Batuan Breksi (Tmb) yang terendapkan secara selaras dan menyisip di antara satuan batupasir, serta Satuan Batuan Andesit (Qan) berumur Kuarter berupa intrusi batuan beku yang menerobos satuan batupasir dan satuan breksi. Struktur geologi yang berkembang di daerah pemetaan merupakan hasil aktivitas tektonik masa lalu dan dicirikan oleh keberadaan sesar, lipatan, dan kekar. Sumber daya geologi yang terdapat di daerah pemetaan meliputi batuan andesit sebagai bahan konstruksi serta potensi panas bumi yang ditunjukkan oleh manifestasi mata air panas. Potensi bahaya geologi yang teridentifikasi pada daerah pemetaan adalah tanah longsor.Kata kunci : Citundun, Ciwaru, Pemetaan Geologi, Geomorfologi, Stratigrafi, Struktur Geologi, Sejarah Geologi, Sumberdaya Geologi, Kebencanaan Geologi