This Author published in this journals
All Journal Empiricism Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Empiricism Journal

Inovasi Pembelajaran Seni Rupa: Pemanfaatan Kotak Susu Bekas sebagai Media Cap Batik di SMAN 2 Pujut Usman, Usman; Al_Pansori, Muh Jaelani; Purnawan, Lalu Dedi; Sari, Rini Kurniatun
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/eazabw80

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan kotak susu bekas sebagai media cap batik dalam pembelajaran seni rupa di SMAN 2 Pujut, Lombok Tengah, yang menghadapi kendala keterbatasan sarana dan prasarana. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan siswa, kreativitas, dan keterampilan teknis mereka dalam seni batik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi karya batik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kotak susu bekas secara signifikan meningkatkan keterlibatan aktif siswa pada setiap tahap pembelajaran, dari perancangan motif hingga penerapan cap batik. Peningkatan yang terukur juga terlihat pada kreativitas siswa, dengan mereka berhasil menciptakan pola batik yang beragam dan terstruktur dengan baik, serta keterampilan teknis, terutama dalam ketepatan pemotongan dan penerapan teknik batik. Selain itu, kesadaran terhadap keberlanjutan dan pengelolaan limbah juga meningkat. Penggunaan motif batik lokal, seperti motif SASAMBO, memperkuat identitas budaya siswa. Inovasi ini tidak hanya mengatasi keterbatasan sarana dan prasarana, tetapi juga menawarkan model pembelajaran seni yang lebih kreatif, inklusif, dan berkelanjutan, serta dapat diadaptasi oleh sekolah lain yang menghadapi tantangan serupa. Innovative Art Education: Utilizing Used Milk Cartons as Batik Stamp Media at SMAN 2 Pujut Abstract This study explores the use of used milk cartons as a batik stamp medium in visual arts education at SMAN 2 Pujut, Central Lombok, which faces challenges due to limited facilities and infrastructure. This approach aims to enhance student engagement, creativity, and technical skills in batik art. The research method used is qualitative descriptive with a case study approach, involving observations, interviews, and documentation of student batik works. The results show that the use of used milk cartons significantly increased student engagement at every stage of the learning process, from motif design to the application of batik stamps. Measurable improvements were also observed in students' creativity, as they successfully created diverse and well-structured batik patterns, and in technical skills, particularly in precision cutting and batik technique application. Additionally, awareness of sustainability and waste management was also heightened. The use of local batik motifs, such as the SASAMBO motif, strengthened students' cultural identity. This innovation not only addresses the limitations of facilities and infrastructure but also offers a more creative, inclusive, and sustainable art education model, which can be adapted by other schools facing similar challenges.