Pelaksanaan wisuda berskala besar memerlukan pengelolaan data yang terintegrasi agar proses operasional berjalan tertib dan efisien. Permasalahan yang sering muncul meliputi absensi yang memakan waktu, penataan kursi yang kurang optimal, potensi duplikasi distribusi snack, serta ketidaksinkronan data pada pemanggilan wisudawan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi sistem absensi berbasis QR Code yang terintegrasi dengan modul penataan kursi, distribusi snack, dan pemanggilan wisudawan dalam satu basis data terpusat. Metode penelitian menggunakan rekayasa perangkat lunak dengan model System Development Life Cycle (SDLC) Waterfall. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menyinkronkan data kehadiran, mencegah duplikasi distribusi snack, serta memastikan pemanggilan wisudawan berdasarkan status kehadiran.