Kasus kehilangan barang di ruang lingkup kampus universitas muslim Indonesia (UMI) tidak terselesaikan secara maksimal. Hal ini disebabkan kurangnya informasi dan keterbatasan sistem pengelolaan. Untuk menindak lanjuti permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi mobile lost found Fikom Kampus UMI berbasis User Centered Design (UCD) yang dapat meningkatkan keterlibatan dan efisiensi pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode UCD yang mempunyai empat tahap yaitu: empati, definisi, ideasi, dan prototipe. Pada tahap empati, peneliti melakukan observasi dan wawancara kepada yang memiliki kepentingan untuk memahami kebutuhan dan permasalahan pengguna. Tahap definisi meniliti analasis data yang diperoleh untuk mengidentifikasi masalah utama dan membuat pesona pengguna. Tahap ideasi meneliti ide-ide Solusi untuk mengatasi masalah yang diidentifkasi. Pada tahap prototipe, peneliti merancang dan mengembangkan prototipe aplikasi mobile lost Found Fikom Kampus UMI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi ini yang dirancang dengan metode UCD dapat meningkatkan keterlibatan dan efisiensi pengguna dalam melakukan proses pencarian, pelaporan, dan pengembalian barang hilang dan ditemukan. Aplikasi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi mahasiswa di lingkungan kampus UMI