Transformasi digital telah mengubah cara wisatawan mencari informasi, menilai alternatif, dan membuat keputusan pembelian wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis temuan literatur terkait peran pengaruh sosial dan komunikasi digital dalam pembentukan keputusan wisata digital. Menggunakan pendekatan studi literatur naratif, artikel ini menelaah publikasi dari 2016 hingga 2025 yang relevan dengan wisata digital, user-generated content (UGC), media sosial, dan mekanisme psikologis seperti fear of missing out (FOMO). Hasil sintesis menunjukkan bahwa keputusan wisata tidak lagi semata-mata bersifat rasional dan individual, melainkan dipengaruhi norma sosial, ekspektasi kelompok, serta persepsi popularitas destinasi yang dimediasi platform digital. Media sosial dan UGC memperkuat social proof, sedangkan FOMO berperan sebagai mekanisme psikologis yang mendorong keterlibatan konsumen dalam interaksi sosial digital. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperluas konsep klasik social influence, serta implikasi praktis bagi strategi pemasaran pariwisata yang etis, adaptif, dan berbasis pengalaman konsumen. Artikel ini menegaskan pentingnya integrasi komunikasi digital dan pengaruh sosial dalam memahami keputusan wisata modern.