Investasi Langsung Asing (FDI) sangat penting untuk meningkatkan perekonomian suatu negara; Namun, alokasinya di seluruh provinsi di Indonesia mengungkapkan perbedaan yang cukup besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak stabilitas politik dan kemajuan ekonomi terhadap arus masuk FDI, sementara juga mengevaluasi signifikansi variabel spesifik sektor dan tingkat ketenagakerjaan. Menggunakan metodologi kuantitatif dengan data panel dari 33 provinsi yang mencakup tahun 2014 hingga 2023, penelitian ini menggunakan Random Effect Model (REM) sebagai teknik estimasi optimal. Temuan menunjukkan bahwa Sektor Industri Pengolahan memberikan pengaruh positif yang signifikan, sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap FDI. Sebaliknya, Stabilitas Politik (yang diukur dengan Indeks Demokrasi), Pertumbuhan Ekonomi (PDRB), Sektor Pertambangan, dan Upah Minimum (UMP) ditemukan tidak memiliki efek substansial. Hasil ini menunjukkan bahwa investor asing di Indonesia terutama tertarik pada peluang pencarian efisiensi dan stabilitas pasar tenaga kerja daripada sekadar langkah-langkah demokrasi normatif atau insentif terkait upah.