Pasien hipertensi memerlukan pengelolaan jangka panjang melalui pengaturan diet, aktivitas fisik, kepatuhan pengobatan, serta pengawasan rutin, sehingga dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidup yang berkaitan langsung dengan status kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan kualitas hidup pasien hipertensi di Kelurahan Kedungwuni Timur. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 60 responden yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan instrumen WHOQOL-BREF untuk mengukur kualitas hidup, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 61,7% responden memiliki dukungan keluarga yang baik dan 55% memiliki kualitas hidup sangat baik, serta terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kualitas hidup pasien hipertensi (p-value = 0,001) dengan kekuatan hubungan sedang (r = 0,497). Temuan ini menegaskan bahwa dukungan keluarga berperan sebagai faktor protektif dalam pengelolaan penyakit kronis dan peningkatan kesejahteraan pasien hipertensi. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pendekatan pelayanan kesehatan berbasis keluarga di tingkat pelayanan primer. Disimpulkan bahwa peningkatan keterlibatan keluarga melalui edukasi dan pendampingan berkelanjutan perlu diintegrasikan dalam program pengendalian hipertensi untuk meningkatkan kualitas hidup pasien secara optimal.