Kecamatan Paciran di Kabupaten Lamongan memiliki potensi strategis karena terletak di pesisir utara Jawa dengan sumber daya kelautan yang melimpah, namun menghadapi permasalahan lingkungan seperti pencemaran pesisir, abrasi pantai, dan degradasi ekosistem akibat aktivitas industri. Kondisi ini menunjukkan perlunya fasilitas penelitian yang tidak hanya mendukung kegiatan ilmiah, tetapi juga berperan dalam pemulihan dan pengelolaan lingkungan pesisir secara berkelanjutan. Perancangan Marine Research Center di Paciran ini bertujuan untuk mewujudkan pusat penelitian, edukasi, dan konservasi kelautan yang menerapkan prinsip arsitektur berkelanjutan. Penerapan desain berkelanjutan difokuskan pada efisiensi energi, kenyamanan termal, pemanfaatan material ramah lingkungan, serta pengelolaan air dan limbah yang sesuai dengan karakter iklim tropis pesisir. Pendekatan perancangan dilakukan secara kualitatif-deskriptif melalui studi literatur, analisis tapak, serta kajian preseden bangunan penelitian kelautan berkelanjutan. Perancangan diharapkan menghasilkan konsep desain bangunan penelitian yang adaptif terhadap kondisi lingkungan pesisir, efisien dalam penggunaan energi, serta mampu mendukung aktivitas riset dan edukasi publik. Selain itu, fasilitas ini diharapkan dapat menjadi model penerapan arsitektur berkelanjutan di kawasan pesisir Indonesia dan memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah, masyarakat, dan dunia akademik dalam mendukung pembangunan berwawasan lingkungan serta keberlanjutan ekosistem laut.