Background: Siswa kelas XII SMAN 10 Semarang merupakan siswa angkatan terakhir dari lulusan SMP sewaktu pandemi Covid-19. Para siswa ini merupakan produk pembelajaran daring selama pandemi. Pihak sekolah merasa ada gap akademik yang cukup tinggi antara level kelas dengan kemampuan akademik yang dimiliki para siswa. Sedangkan di sisi lain para siswa ini harus bisa menghadapi tantangan teknologi sekaligus memegang jati diri bangsa seperti yang tertuang dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Tujuan: Fenomena ini menginspirasi tim Pengabdian kepada Masyarakat untuk ikut serta berkontribusi memberikan seminar seputar pengenalan teknologi kecerdasan buatan untuk meningkatkan pengetahuan para siswa tersebut. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan santai, interaktif dan komunikatif. Hal tersebut dikarenakan para pesertanya adalah anak-anak remaja SMA. Hasil: Berdasarkan hasil evaluasi skor pre-test dan post-test diperoleh kenaikan sebesar 39,11%. Kesimpulan: Skor awal pre-test sebesar 34,08% naik menjadi 73,18%. Kenaikan skor ini menjadi indikasi suksesnya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat.