This Author published in this journals
All Journal Jurnal SOLMA
Viona Amelia
Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo), Jalan Ahmad Yani Ringroad Timur No. 52, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : jurnal solma

Pemanfaatan Olahan Salak sebagai Produk Kuliner Lokal Desa Wisata Tegal LoeGood Lutfi Maulana Hakim; Weka Kusumastiti; Viona Amelia
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21416

Abstract

Latar belakang dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Wisata Tegal LoeGood, Sleman ini adalah bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada masyarakat dalam mengolah salak pondoh sementara hasil olahan salak pondoh masih terbatas pada produk manisan, dodol, egg roll, dan kopi biji salak. Selain itu rendahnya kemampuan pemanfaatan teknologi pengolahan dan terbatasnya keterampilan masyarakat dalam diversifikasi produk menyebabkan nilai tambah yang dihasilkan masih rendah. Berdasarkan permasalahan yang muncul tersebut, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan keterampilan tambahan untuk meningkatkan nilai ekonomi produk salak melalui produk olahan minuman fermentasi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi proses penggunaan alat destilasi, serta diskusi partisipatif. Peserta diperkenalkan pada jenis-jenis minuman fermentasi, standar sanitasi dan higienitas, serta penggunaan alat ukur seperti thermometer, hydrometer, dan alkoholmeter. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memahami prinsip dasar fermentasi, mengoperasikan peralatan sederhana, serta mengetahui standar bahan baku dan wadah fermentasi yang aman. Selain itu, peserta dapat menghitung potensi kadar alkohol dari perbedaan densitas awal dan akhir. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah salak pondoh menjadi produk minuman fermentasi bernilai ekonomi, baik alkohol maupun non-alkohol, yang berpotensi mendukung keberlanjutan desa wisata berbasis potensi lokal.