Rizky Chaeraty Syam
Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, FKM Universitas Hasanuddin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Hasanuddin Journal of Public Health

PERILAKU REMAJA TERKAIT PENCARIAN INFORMASI KESEHATAN SEKSUAL REPRODUKSI DI SMPN 20 MAKASSAR Febriyanti Zefanya Maengkom; Sudirman Nasir; Rizky Chaeraty Syam
Hasanuddin Journal of Public Health Vol. 4 No. 2: JUNE 2023
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/hjph.v4i2.28066

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa dimana hormon seksual remaja sudah mulai bekerja sehingga dapat menyebabkan perubahan perilaku pada remaja dalam hal kesehatan seksual dan reproduksi. Faktor yang membuat remaja banyak melakukan perilaku seksual berisiko adalah faktor predisposisi, faktor penguat dan faktor pendukung. Tujuan: Mengetahui perilaku remaja terkait pencarian informasi tentang kesehatan seksual dan reproduksi di SMP Negeri 20 Makassar. Metode: Menggunakan metode penelitian mixed methods dengan desain sequential explanatory designs. Jumlah sampel 85 responden dan diantaranya terdapat 20 informan yang ditentukan menggunakan metode simple random sampling. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 20 Makassar pada bulan Mei-Juni 2023. Menggunakan analisis univariat dan analisis isi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa termasuk dalam motivasi tinggi (83,5%), pengetahuan yang baik (65,9%), dan sikap yang positif (89,4%). Adapun dari hasil FGD yang dilakukan didapatkan bahwa nilai yang diyakini adalah agama dan ajaran orang tua, tidak adanya norma yang berlaku, informasi yang dicari yaitu organ reproduksi, pacaran, dan kehamilan pada remaja, sumber informasi melalui buku dan media sosial, strategi yang dilakukan dalam mencari informasi yaitu mencari di sumber terpercaya. Perilaku yang ditunjukkan oleh remaja yaitu lebih menjaga kesehatan organ reproduksi, menghindari pergaulan bebas dan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Kesimpulan: Para remaja menunjukkan perilaku yang baik dan tidak terdapat remaja yang melakukan perilaku seksual berisiko. Hal tersebut dikarenakan para remaja memiliki pengetahuan yang baik terkait kesehatan seksual dan reproduksi juga mampu dalam menyeleksi informasi yang didapatkan ketika melakukan pencarian informasi.