Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), reputasiKantor Akuntan Publik (KAP), dan audit fee terhadap audit report lag, dengan ukuran perusahaan sebagaivariabel kontrol. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena keterlambatan pelaporan keuangan padaperusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Penelitian inimenggunakan metode analisis regresi data panel dengan teknik purposive sampling pada 90 perusahaan sektorenergi yang terdaftar di BEI selama 4 tahun, menghasilkan 42 sample dan 168 observasi. Analisis data dilakukanmenggunakan software Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan corporate socialresponsibility, reputasi KAP, dan audit fee secara simultan berpengaruh terhadap audit report lag. Secara parsial,pengungkapan corporate social responsibility berpengaruh negatif signifikan terhadap audit report lag.Sementara itu, reputasi KAP, audit fee, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap audit report lag.Penelitian ini memiliki keterbatasan pada cakupan sektor energi dan periode pengamatan 2021–2024. Penelitianselanjutnya disarankan untuk mempertimbangkan variabel tambahan seperti kompleksitas perusahaan dankelemahan pengendalian internal untuk memperkaya pemahaman mengenai audit report lag di Indonesia.Kata kunci–corporate sustainability reporting, reputasi KAP, audit fee, audit report lag