Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi siswa SMK Negeri 1 Jeneponto di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa lebih dominan menggunakan media sosial dibandingkan komunikasi tatap muka. Namun, komunikasi langsung tetap lebih efektif dalam menghindari kesalahpahaman. Selain itu, pengalaman praktik kerja lapangan mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi secara interpersonal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan keseimbangan antara komunikasi digital dan komunikasi langsung untuk menunjang kesiapan siswa menghadapi dunia kerja.