Artikel ini menganalisis keseimbangan tegangan dan arus tiga fasa pada inverter sistem PLTS on-grid di PT Pertamina Power Indonesia Wilayah Kerja Rokan Duri dengan menggunakan pendekatan utama berupa koefisien variasi sebagai indikator keseimbangan. Analisis dilakukan melalui pemantauan parameter keluaran AC pada periode pagi, siang, dan sore hari, meliputi tegangan antar fasa (AB, BC, CA) serta arus pada masing-masing fasa (A, B, C). Nilai rata-rata dan standar deviasi digunakan untuk menghitung koefisien variasi sebagai indeks keseimbangan sistem. Hasil penelitian menunjukkan koefisien variasi tegangan sebesar 0,06%–0,22% dan arus sebesar 0,08%–0,31%, yang seluruhnya berada di bawah batas evaluasi 5%. Hal ini menunjukkan bahwa sistem berada dalam kondisi seimbang dari sisi tegangan dan seimbang dari sisi arus tiga fasa. Meskipun terdapat variasi iradiasi matahari sebesar 8,8%–25,42%, keluaran inverter tetap menunjukkan performa yang seimbang. Kontribusi penelitian ini terletak pada penerapan koefisien variasi sebagai metode kuantitatif sederhana namun efektif untuk mengevaluasi keseimbangan sistem PLTS on-grid berbasis data operasional aktual.