Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak di SMP Muhammadiyah Al-Kautsar PK Kartasura. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai pemimpin pembelajaran, manajer pendidikan, dan teladan moral dalam membangun budaya sekolah yang religius dan berkarakter. Peningkatan mutu pembelajaran dilakukan melalui pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan, seperti FGD, workshop, In House Training, dan lesson study. Sementara itu, penanaman nilai-nilai akhlak diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran dan budaya sekolah melalui pembiasaan ibadah, mentoring, kegiatan keagamaan, serta kolaborasi dengan orang tua dalam pemantauan perilaku siswa. Kepemimpinan yang diterapkan bersifat transformasional dan kolaboratif sehingga mampu menyinergikan pencapaian akademik dengan pembentukan karakter peserta didik secara berkelanjutan