Anak membutuhkan stimulus dalam meningkatkan kemampuan motorik halus seperti melakukan senam otak, yang bertujuan memfasilitasi bagian otak kanan dan otak kiri agar dapat bekerja secara seimbang untuk merangsang sistem emosional dan gerakan motorik halus anak.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh senam otak terhadap peningkatan motorik halus pada anak usia 3-4 tahun di PAUD Mawar Tlogomas Malang. Desain penelitian mengunakan desain pre eksperimen dengan onegroup pre test and post test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 anak dengan penentuan sampel penelitian menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi berdasarkanDenver II. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji wilcoxon rank test dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebelum dilakukan senam otak lebih dari separuh 17 (56,7%) anak usia 3-4 tahun memiliki motorik halus fall dan sesudah dilakukan senam otaklebih dari separuh 18 (60,0%) anak usia 3-4 tahun memiliki motorik halus passed. Hasil uji wilcoxon rank testdidapatkan p value= (0,000)
Copyrights © 2018