Sari Pediatri
Vol 20, No 5 (2019)

Hubungan Kualitas Tidur dan Masalah Mental Emosional pada Remaja Sekolah Menengah

Meita Dhamayanti (Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran RS Hasan Sadikin Bandung)
Faisal Faisal (Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran RS Hasan Sadikin Bandung)
Elma Citra Maghfirah (Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran RS Hasan Sadikin Bandung)



Article Info

Publish Date
19 Mar 2019

Abstract

Latar belakang. Tidur berperan penting dalam menjaga kesehatan emosional. Masalah mental emosional berdampak negatif terhadap remaja dan memicu perilaku berisiko tinggi.Tujuan. Menganalisis hubungan kualitas tidur dengan mental emosional pada remaja.Metode. Studi observasional analitik dengan rancangan potong lintang. Pemilihan sampel dilakukan secara simple random sampling. Penelitian dilakukan di SMA di Jatinangor pada bulan April-Juli 2017. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner. Uji statistik deskriptif digunakan untuk analisis data karakteristik subjek, uji koefisien korelasi Crammer’s v untuk analisis korelasi kualitas tidur dan mental emosional.Hasil. Sebanyak 79 siswa berusia 15-17 tahun dari tiga SMA, 39 laki-laki dan 40 perempuan, rerata usia 16 tahun, 36 kualitas tidur baik dan 43 buruk. Kualitas tidur dan masalah mental emosional menunjukkan korelasi signifikan (p<0,05) dengan kekuatan korelasi sedang (Crammer’s v=0,422).Kesimpulan. Terdapat korelasi kualitas tidur dan masalah mental emosional pada remaja SMA di Jatinangor.

Copyrights © 2019