Penggunaan Energi mata hari pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya tidak dapatdipisahkan dengan alat penyimpan energi listrik yaitu baterai. Arus listrik yang dihasilkan olehsolar cell berisifat tidak kontinyu dan alasan inilah yang menjadikan baterai sangat diperlukandidalam sistem tenaga listrik tenaga surya. Proses pengisian arus listrik yang dihasilan solar cellke Baterai memerlukan waktu yang sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalahbesarnya kapasitas solar cell, kapasitas baterai serta kondisi cuaca. Besar tengangan yangdigunakan untuk mencharge accu berkisar anatar 110 sd 115 % dari tegangan kerja Accu.Apabila pengisisan accu menggunakan tegangan melebihi batas 110 sd. 115 % maka pengisiandianggap over voltage dan akan berdampak penurunan usia pakai baterai tersebut. Penggunaansolar cell pada umumnya digunakan untuk mengisi baterai dalam kondisi tidak berbeban, namunpengisian (Charge) baterai bisa dilakukan bersamaan dengan penyambungan batreai tersebut kebeban. Besarnya arus yang mengalir ke baterai dari solar cell bersaman dengan penggunaanbeban tertentu akan sangat mempengaruhi arus yang mengalir dari solar cell ke baterai.Keseimbangan besar arus pengisian dengan besarnya arus keluaran baterai ke beban akanmeningkatkan kinerja baterai, Sebaliknya ketidakseimbangan besar arus masukan dan aruskeluaran di baterai akan dapat mengurangi kinerja baterai. Penelitian dengan menggunakansolar cell Poly crystaline 100 WP dan ACCU 100 AH, didapat kan hasil bahwa teganganmasukan pada Solar cell nilainya tetap selama waktu pancaran sinar matahari optimal ( antarapukul 10.00 sampai dengan 14.00 WIB) yaitu antara 18,90 V sampai dengan 19,75 Volt denganbesar arus hubung singkat (Isc) sebesar 4,26 sampai dengan 4,70 Amper. Besarnya aruspengisian solar cell saat baterai menerima beban lebih besar dibandingkan pada saat bateraitanpa beban.Kata Kunci : Arus, Baterai, Solar Cell
Copyrights © 2019