PT HM Sempoerna Tbk merupakan perusahaan rokok mampu merebut predikat Market Leader pada tahun 2007, dimana sebelumnya predikat tersebut telah melekat pada PT Gudang Garam Tbk sejak tahun 1989. Return On Asset (ROA) merupakan rasio yang digunakan unuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menggunakan keseluruhan aktiva untuk menghasilkan laba. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Untuk mengetahui secara parsial bagaimana pengaruh Receivable Turnover (RTO) terhadap Return On Asset (ROA) 2) Untuk mengetahui secara parsial bagaimana pengaruh Cash Turnover (CTO) terhadap Return On Asset (ROA) 3) Untuk mengetahui secara simultan bagaimana pengaruh Receivable Turnover (RTO) dan Cash Turnover (CTO) terhadap Return On Asset (ROA) pada PT HM Sempoerna Tbk periode 2011-2016. Sampel pada penelitian ini adalah laporan keuangan PT HM Sempoerna Tbk periode 2011-2016 dengan menggunakan metode time series. Metode analisa data adalah Regresi linear sederhana menemukan hasil Y = 0,223 + 0,001 X1 + 0,010 X2 + e menunjukan secara Parsial Receivable Turnover berpengaruh positif tapi tidak signifikan sebesar 0,001 dengan nilai signifikansi sebesar 0,740 ( > 0.05) dan secara parsial Cash Turnover berpengaruh positif tapi tidak signifikan sebesar 0,010 dengan nilai signifikansi sebesar 0,484 ( >0.05). Secara simultan Receivable Turnover (RTO) dan Cash Turnover (CTO) berpengaruh positif tetapi tidak signifikan dengan nilai signifikansi 0,316 (> 0,05). Dari hasil uji determinasi dapat diketahui bahwa koefisien determinasi (Adjusted yang diperoleh sebesar 0,536. Hal ini berarti 53,6 % Return On Asset (ROA) dapat dijelaskan oleh variabel Receivable Turnover (RTO) dan Cash Turnover (CTO), sedangkan untuk sisanya yaitu 47,4 % Return On Asset (ROA) dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata Kunci : Receivable Turnover, Cash Turnover dan Return On Asset (ROA)
Copyrights © 2019