Didalam konstruksi bangunan perlu ditinjau struktur yang daktail, efektif dan efisien.Struktur bangunan pada saat ini masih menggunakan tulangan baja yang mengakibatkansemakin menipisnya ketersediaan baja itu sendiri. Penggunaan bambu sebagai bahanalternatif pengganti tulangan baja pada struktur beton bertulang sangat menarik untukditeliti. Hal ini dikarenakan kuat tarik bambu hampir menyamai kuat tarik baja. Penelitianini dilakukan pada 8 buah benda uji balok beton bertulang bambu yang terkekang pada jalur takannya dengan variasi jarak sengkang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif.Berdasarkan penelitian diperoleh hasil pengujian kapasitas lentur dengan jarak sengkang1,7cm sebesar 2127,5 kg, jarak sengkang 2,5cm sebesar 1782,5 kg, jarak sengkang 5cmsebesar 1667,5 kg, dan jarak sengkang 8cm sebesar 1322,5 kg. Berdasarkan pada hasil yang telah didapatkan maka balok dengan jarak sengkang terpendek mepunyai kapasitas lentur yang besar.
Copyrights © 2016