Pendidikan Ners Indonesia memiliki 2 tahap program pembelajaran yaitu Tahap akademik dan Tahap Profesi.Model pembelajaran praktek Tahap Profesi di perguruan tinggi Keperawatan sangat bervariasi tergantung pada profil lulusan yang diharapkannya. STIKES Sukabumi telah menerapkan model ACTIVE yang dievaluasi keefektifannya secara periodik. Variabel penelitian yaitu tingkat keterampilan menerapkan Proses Keperawatan, Proses Manajemen dan tingkat rasa aman mahasiswa. 99 mahasiswa yang tercatat pada tahun akademik 2016/2017 ditetapkan sebagai responden menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan 3 jenis kuisioner berskala Likert. Analisis data dilakukan untuk menemukan nilai tengah dan distribusi frekuensinya. Tahap Perumusan Diagnosis Keperawatan memiliki nilai tertinggi yaitu 81,82 % dan rata-rata tertinggi pada tahap Implementasi Keperawatan yaitu 3,16. Tahap Actuating memiliki nilai tertinggi yaitu 40,40 % dan rata-rata tertinggi pada tahap Communicatingyaitu 3,08.Tingkat rasa aman mahasiswa sebagian besar termasuk dalam kategori cemas ringan dengan nilai 83,84 %. Kesimpulan penelitian yaitu tingkat kompetensi mahasiswa dalam menerapkan Proses Keperawatan berada pada level New Beginner menuju Proficient.Tingkat keterampilan mahasiswa dalam menerapkan Proses Manajemen berada pada level New Beginner sampai Competent. Tingkat rasa aman saat menjalankan pembelajaran praktek sebagian besar pada kategori cemas ringan. Saran ditujukan kepada pihak pengelola lahan praktek, program studi dan Peneliti selanjutnya.Kata Kunci : Proses Keperawatan ; Proses Manajemen ; Rasa Aman; Tingkat kompetensi
Copyrights © 2018