Keluarga berencana merupakan usaha untuk mengatur jarak kehamilan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Metode kontrasepsi IUD merupakan salah satu metode kontrasepsi non hormonal yang angka kegagalannya relatif kecil dan memiliki perlindungan jangka pajang. Namun metode kontrasepsi ini memiliki beberapa efek samping. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji kejadian Menorrhagi pada akseptor KB IUD. Penelitian desain survei deskriptif cross sectional ini dilakukan di BPS “SM” Manyar Gresik dengan populasi sejumlah 83 orang. Teknik sampling menggunakan simple random sampling dengan besar sampel 68 orang. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 22 % akseptor KB menggunakan KB IUD dan 78% menggunakan metode lain. Kejadian Menorrhagi pada akseptor KB IUD mencapai 66,7 %. Terkait tinggi nya kejadian Menorrhagi pada akseptor KB IUD, maka perlu dilakukan Konseling KB dan KIE pada calon akseptor KB IUD serta cara mengatasi masalah terkait efek samping penggunaan metode kontraspsi IUD. Kata kunci : Menorrhagi, akseptor KB IUD.
Copyrights © 2018