Jurnal Hexagro
Vol. 2 No. 1 (2018)

KARAKTERISTIK DAN VIABILITAS BIBIT BAWANG MERAH PADA WAKTU PANEN BERBEDA

Ismail Saleh (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2019

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditas utama yang dibudidayakan olehpetani di daerah Cirebon dan Brebes. Sebagian besar petani masih menggunakan umbisebagai bahan perbanyakan tanaman tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh umur panen terhadap karakteristik dan viabilitas bibit bawang merah varietasBima. Umbi bawang merah dipanen pada dua waktu panen yaitu 50 dan 60 hari setelahtanam (HST). Umbi bawang merah kemudian diuji viabilitasnya setelah disimpan selama40 hari pada suhu ruang. Peubah yang diamati setelah panen antara lain bobot dandiameter umbi, kadar air, dan padatan total terlarut (PTT) umbi. Viabilitas umbi bawangmerah dilihat dengan menghitung persentase muncul akar dan daun, panjang akar dandaun, serta bobot kering daun dan akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidakterdapat perbedaan yang nyata antara karakteristik umbi bawang merah yang dipanenbaik pada umur 50 dan 60 HST. Hal ini diduga umbi bawang merah yang dipanen padaumur 50 HST sudah matang secara fisiologis. Berdasarkan uji viabilitas, umbi yangdipanen pada umur 50 HST memiliki persentase muncul tunas yang lebih tinggidibandingkan dengan umbi yang dipanen pada umur 60 HST.Kata kunci: bawang, umbi, umur panen, viabilitas

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

hexagro

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance

Description

HEXAGRO is scientific periodical publication on agribusiness and rural development issue as a media for information dissemination of research result for lecturer, researcher, and practitioner. The journal publishes several topics, such as Agricultural Marketing and Trade, Agricultural Policy and ...