Situs jejaring sosial yang beberapa tahun ini marak di Indonesia tidak hanya digunakan untuk sarana berkomunikasi maupun curhat, namun seiring perkembangannya situs media sosial ini banyak dimanfaatkan sebagai media berkampanye hingga mempromosikan sebuah produk maupun jasa. Penelitian ini menggunakan teori daya tarik iklan menurut Bendixen (1993) yaitu daya tarik yang dapat dipercaya (believable), bermakna (meaningful), berbeda dengan yang lain (distinctive). Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kuantitatif korelasional. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan daya tarik iklan terhadap minat beli sebesar 76,7%.
Copyrights © 2017