Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI)
Vol 1, No 2 (2013)

ANALISIS KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS FRACTURE FEMUR PADA DOKUMEN REKAM MEDIS PERIODE TAHUN 2012 DI RSUD TIDAR KOTA MAGELANG

Asih Prasetyowati (STIKES HAKLI Semarang)



Article Info

Publish Date
11 Oct 2013

Abstract

ABSTRAKTujuan pene(itian ini ada(ah untuk mengetahui keakuratan kode diagnosis fractur femur. Jenis pene(itian yang dilakukan adalah penelitian deskrptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dokumen rekam medis dengan diagnosis fracture femur periode tahun 2012. Besar sampe( ada(ah 44 dokumen rekam medis yang diambil dengan teknik accidental sampling. Metode pengumpu(an data dengan cara observasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kode diagnosis fracture femur pada seluruh dokumen rekam medis atau 100% tidak akurat. Ha( ini disebabkan karena petugas tidak menu(iskan kode diagnosis fracture femur hingga karakter kelima, pemilihan kode untuk multiple fracture menggunakan kode multiple body regions, hanya menggunakan buku bantu dalam pengodean.Upaya yang dapat dilakukan dalam penulisan kode yang benar adalah dengan cara melakukan langkah-langkah yang menye(uruh da(am mencari dan menentukan kode dengan menggunakan ICD-10.Simpulan dalam penelitian ini adalah penulisan kode pada diagnosis fracture femur tidak ditulis hingga karakter kelima sehingga dapat diketahui fracture yang terjadi adalah open fracture atau closed fracture.Kata kunci          : Keakuratan, Fracture femur, ICD-10Kepustakaan       : 10 (2001-2010)ABSTRAKTujuan pene(itian ini ada(ah untuk mengetahui keakuratan kode diagnosis fractur femur. Jenis pene(itian yang dilakukan adalah penelitian deskrptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dokumen rekam medis dengan diagnosis fracture femur periode tahun 2012. Besar sampe( ada(ah 44 dokumen rekam medis yang diambil dengan teknik accidental sampling. Metode pengumpu(an data dengan cara observasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kode diagnosis fracture femur pada seluruh dokumen rekam medis atau 100% tidak akurat. Ha( ini disebabkan karena petugas tidak menu(iskan kode diagnosis fracture femur hingga karakter kelima, pemilihan kode untuk multiple fracture menggunakan kode multiple body regions, hanya menggunakan buku bantu dalam pengodean.Upaya yang dapat dilakukan dalam penulisan kode yang benar adalah dengan cara melakukan langkah-langkah yang menye(uruh da(am mencari dan menentukan kode dengan menggunakan ICD-10.Simpulan dalam penelitian ini adalah penulisan kode pada diagnosis fracture femur tidak ditulis hingga karakter kelima sehingga dapat diketahui fracture yang terjadi adalah open fracture atau closed fracture.Kata kunci          : Keakuratan, Fracture femur, ICD-10Kepustakaan       : 10 (2001-2010)

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

jmiki

Publisher

Subject

Computer Science & IT Health Professions Public Health

Description

Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) diterbitkan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (APTIRMIKI) bekerjasama dengan Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia(PORMIKI). JMIKI diterbitkan 2 kali dalam ...