The purpose of this research is to analyze the differences of trading volume activity, and abnormal return before and after January effect event, so that investors could use this event to gain benefit from abnormal return. This research uses event study method to observe average; abnormal return, and trading volume activity within seven days before and after event. This research uses secondary data that collected from; www.finance.yahoo.com and www.idx.co.id. from 2013 up to 2016, The data used in research were taken from : the amount of daily traded share and the amount of listed share for 3 years in a row. There are 100 for this research. They are stocks of the companies which implemented stock split policy within 2013 up to 2016 and which have been listed in IDX.The hypothesis method used is the Wilcoxon test, a analysis method to determine the difference in abnormal return and trading volume of the stock before and after the January effect. Results of analysis Wilcoxon test with level of significance (α), a 5% showed that the difference was significant abnormal returns in 2016, while the views of the Trading Volume Activity significant difference occurred from 2014 and 2016. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan volume perdagangan saham, serta abnormal return sebelum dan sesudah January Effect, sehingga investor dapat memanfaatkan momen January effect untuk mendapatkan keuntungan dari abnormal return. Penelitian ini menggunakan event study, dimana dilakukan pengamatan terhadap rata rata; volume perdagangan saham dan Abnormal return selama tujuh hari sebelum peristiwa dan tujuh hari sesudah peristiwa. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laman web; www.yahoo.finance.com dan www.idx.co.id. dari 2013 sampai dengan 2016. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi : jumlah saham yang diperdagangkan secara harian, dan jumlah saham yang beredar atau listed share selama tiga tahun berturut-turut. Sampel yang digunakan berjumlah 100 perusahaan selama tahun 2013–2016 dan terdaftar dalam B.E.I. Metode hipotesis yang digunakan adalah metode uji wilcoxon test untuk menganalisis adanya perbedaan return saham, abnormal return dan Volume Perdagangan saham antara sebelum dan sesudah January effect. Hasil uji wilcoxon test dengan level of significance (α), sebesar 0,05 (5%) menunjukan bahwa Perbedaan abnormal return yang signifikan terjadi tahun 2016 saja, sedangkan dilihat dari Volume perdagangan Saham perbedaan yang signifikan terjadi dari tahun 2014 dan 2016.
Copyrights © 2018