Pada studi ini dilakukan metode pembumian dengan elektroda batang serta kombinasi peletakan semen konduktif untuk mengetahui penurunan resistansi pembumian sebelum dan setelah pemberian semen konduktif disekitar elektroda batang. Pada studi ini hasil pengujian secara langsung yang telah diperoleh digunakan sebagai acuan awal untuk dilakukan tinjauan selanjutnya. Studi ini dilakukan agar pembumian dapat dilakukan pada tanah yang tidak dapat digali dengan kedalaman yang cukup sehingga pemberian semen konduktif ini memungkinkan untuk dilakukannya pembumian yang baik. Pengkodisian tanah yang dilakukan pada studi ini yaitu dengan menggunakan elektroda batang (rod) yang ditanam kedalam tanah dengan kedalaman tetap, yang sebelumnya tanah telah di treatment dengan dengan mencampurkan semen konduktif pada tanah sebagai medium penurun resistansi tanah dengan volume dan posisi yang berbeda. Untuk mengetahui parameter tahanan yang akan diukur memakai alat earth resistance tester. Pengujian ini dilakukan berulang kali untuk mengetahui nilai rata – rata yang ditentukan analisa data dengan pengujian serta perhitungan matematik. Dari analisis telah diperoleh bahwa posisi peletakan semen konduktif mempengaruhi penurunan resistansi pembumian. Selain itu, pengaruh kerapatan material yang terkandung dalam tanah juga mempengaruhi penurunan resistansi pembumian.
Copyrights © 2014