Permasalahan yang sering dihadapi dalam proses manajeman persediaan adalah resiko terjadinya overstock. Ada dua faktor utama penyebab terjadinya overstock adalah tingginya jumlah penjualan dan terbatasnya masa expired barang tersebut. Persediaan yang terlalu banyak menjadikan kelebihan working capital disebabkan overstock yang lama kelamaan akan menjadi deadstock karena usang, kadaluwarsa, perubahan selera, atau sebab lainnya.Penelitian ini menggunakan metode Weighted Moving Average. Metode Weighted Moving Average merupakan Metode rata-rata bergerak yang banyak digunakan untuk menentukan trend dari suatu deret waktu. Perhitungannya sederhana, pada teknik Weighted Moving Average diberikan bobot yang berbeda untuk setiap data historis masa lalu yang tersedia, dengan asumsi bahwa data historis yang paling terakhir atau terbaru akan memiliki bobot lebih besar dibandingkan dengan data historis yang lama karena data yang paling terakhir atau terbaru merupakan data yang paling relevan untuk peramalan.Hasil dari penerapan sistem prediksi dengan mengunakan Metode Weight Moving Average dapat memberikan hasil prediksi dengan cukup akurat, melihat dari data-data penjualan sebelumnya, yang di jadikan acuan dalam proses estimasi barang untuk menentukan jumlah order barang yang dapat meminimalisir terjadinya overstock atau kelebihan persediaan.
Copyrights © 2017