Pemilihan bibit padi merupakan salah satu kegiatan petani dalam pengambil keputusan. Sehingga hal tersebut sering muncul dalam suatu kegiatan petani awal masa tanam padi. Pemilihan bibit padi mempunyai beberapa masalah utama diataranya Kriteria apa yang digunakan dan Bagaimana membuat sistem pendukung keputusan dalam pemilihan bibit padi unggul berdasarkan metode Analytic Network Process (ANP). Gabungan kelompok tani (Gapoktan) “Pandan Wangi†terdiri dari beberapa kelompok tani yang tergabung dalam gapoktan. Gapoktan dalam melaksanakan fungsinya, meningkatkan kemampuan para anggota dalam mengembangkan agribisnis serta menguatkan kelompok tani menjadi organisasi petani yang kuat dan mandiri. Salah satu dari fungsi gapoktan adalah pengembangan bibit padi. Metode yang digunakan untuk pemilihan bibit padi dengan membangun sistem pendukung keputusan dengan metode Analytic Network Process (ANP). Setiap kriteria dilakukan proses pembobotan untuk mencari nilai eigenvector-nya dan untuk proses perangkingan menggunakan metode Analytic Network Process dengan membuat supermatirks dari nilai eigenvector tersebut untuk memberikan rekomendasi bibit padi yang sesuai dengan nilai rangking. Hasil dari penelitian ini mendapat berupa rekomendasi untuk pemilahan bibit padi dari 10 alternatif, alternatif A7 memiliki nilai 0,1352381 dengan hasil presentase 14% kode tersebut adalah IR 68. Hasil penelitian ini meyimpulkan bahwa kriteria terbaik yang digunakan pada pemilihan bibit padi yaitu waktu, produksi, rasa, penyakit, iklim dan pohon serta menghasilkan rekomendasi alternatif ke 7 yaitu IR 68 dengan presentase 14%.
Copyrights © 2017