Kajian tentang budidaya ikan nilem telah dilakukan pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2009. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui present status dan teknologi pembenihan ikan nilem (Osteochilus hasselti) di Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat. Penelitian dilakukan dengan melakukan pengamatan (observasi) dan wawancara pada aspek budidaya ikan nilem di BPBI Singaparna dan pembudidaya ikan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil pengamatan dan observasi lapangan, Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi yang cukup besar dalam pengembangan budidaya ikan nilem. Luas areal budidaya ikan nilem 111,61 Ha atau 37,22 % ; Persentase nilai produksi ikan nilem pada tahun 2008 sebesar 42,13 % dari total produksi pembenihan ikan air tawar atau sejumlah 679.119.578 ekor; dan sebesar 37,62% dari total produksi pembesaran ikan air tawar atau sejumlah 6.910 ton. Teknologi budidaya khususnya pembenihan ikan nilem sudah berkembang baik dan diaplikasikan oleh pembudidaya. Pembenihan dilakukan secara semi intensif, pada kolam semi permanen dengan menerapkan seleksi induk sedangkan dalam kegiatan pendederan dilakukan secara polikultur pada kolam tanah. Kegiatan konservasi yang dilakukan adalah konservasi ex-situ, yang mencakup pemeliharaan populasi dalam bentuk wadah berupa kolam dan bak, dan konservasi in-situ dengan melakukan restocking di perairan umum. Intensifnya kegiatan budidaya ikan nilem, baik yang dilakukan oleh Balai Benih maupun pembudidaya turut mendukung kemantapan populasi ikan nilem.
Copyrights © 2010