Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan

Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Perdarahan Postpartum di Rumah Bersalin Anugerah Bogor Periode Januari 2014 s/d April 2015(Analisis Data Sekunder)

Angelina Gabriela Nabu (Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana Universitas Respati Indonesia Jl. Bambu Apus I No. 3 Cipayung, Jakarta Timur 13890)



Article Info

Publish Date
04 Sep 2018

Abstract

Perdarahan postpartum merupakan salah satu masalah penting karena berhubungan dengan kesehatan ibu yang dapat menyebabkan kematian. Berdasarkan latar belakang serta survey pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di RB Anugerah pada tahun 2013 sebanyak 22,4% terjadi peningkatan kejadian perdarahan postpartum pada tahun 2014 menjadi 23,1%. Tujuan penelitian ini diketahui faktor yang berhubungan dengan kejadian perdarahan postpartum di RB Anugerah Bogor periode Januari 2014 s/d April 2015. Jenis penelitian survei analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 152 Ibu Bersalin, tehnik pengambilan sampel dengan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan data sekunder menggunakan data rekam medik. Analisis data dengan univariat, bivariate (chi square), multivariat. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 54,6% Ibu Bersalin mengalami perdarahan postpartum. Ibu Bersalin berusia <20 dan >35 tahun (38,2%), paritas 2-3 (53,9%), jarak kelahiran ≥ 2 tahun (67,8%), ibu bersalin yang memiliki riwayat persalinan sebelumnya dan terdapat kompilkasi (58,6%), kada hemoglobin <11 gr% (55,3%), partus lama >18 jam (59,2%), berat lahir bayi 2500 – 4.000 gram (65,8%). Hasil analisis, didapatkan tiga variabel yang berhubungan dengan status gizi kurang pada balita yaitu usia, riwayat persalinan sebelumnya, kadar hemoglobin, dan berat lahir bayi. Faktor dominan yang berhubungan dengan perdarahan postpartum yaitu bayi baru lahir (p=0,000, OR 13,227.). Variabel yang tidak berhubungan yaitu jarak kelahiran, partus lama, paritas, dan kadar hemoglobin. Berat lahir bayi meerupakan faktor dominan terhadap kejadian perdarahan postpartum. Disarankan kepada tempat penelitian agar dapat meningkatkan upaya pelayanan obsetrik yang memadai sehingga siap menjadi fasilitas kesehatan yang lebih baik.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan (JBIK) dengan E-ISSN :2622-948X diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Respati Indonesia, Jakarta, Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan ini terbit dua kali setiap tahun, yakni pada bulan Juni dan bulan Desember. ...