Lontar digunakan untuk mendokumentasikan berbagai hal yang dianggap penting di masa lalu. Kondisi sebagian besar lontar saat ini mengalami kerusakan yang disebabkan oleh serangga, pelapukan dan jamuran sehingga lontar sulit untuk dibaca dan terancam punah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan keberadaan lontar adalah scanning atau memanfaatkan pencitraan foto digital. Pada beberapa kasus digitalisasi pada Lontar menghasilkan penurunan kualitas citra yang disebabkan oleh adanya noise. Untuk mengatasi noise yang terdapat pada citra maka diperlukan proses perbaikan kualitas citra. Berdasarkan uraian diatas maka penulis melakukan penelitian dengan membandingkan kinerja dari algoritma Adaptive Median Filtering dengan Homomorphic Filtering. Hasilpercobaan penelitian ini menyimpulkan bahwa algoritma Homomorphic Filtering memiliki unjuk kerja yang lebih baik dari algoritma Adaptive Median Filtering dalam peningkatan kualitas citra Lontar dengan jenis noise salt and peppers. Hal ini ditujukkan dengan hasil dari PSNR terbesar didapat pada algoritma Homomorphic Filtering dari masing - masing percbaan yang dilakukan dan nilai MSE terkecil didapat pada algoritma Homomorphic Filtering dari masing – masing percobaan yang dilakukan
Copyrights © 2017