Diare adalah buangair besar lembek atau cair dapat berupa air saja yang lebih sering dari biasanya (biasanya tiga kali atau lebih dalam sehari). Diare diartikan sebagai buang air encer lebih dari empat kali sehari, baik disertai lendir dan darah maupun tidak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare Di Puskesmas Lapadde Kota Pare-Pare. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross sectional study. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive samplingdengan jumlah sampel sebanyak 47 orang. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi squaredengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Adapun hasil penelitian ini yaitu ada hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare di Puskesmas Lapadde Kota Pare-Pare Tahun 2018 dengan nilai P=0,007. Disarankan kepada pihak puskesmas agar dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan cara memberikan penyuluhan pada masyarakat setiap kali diadakannya posyandu tentang upaya pencegahan dan penanganan awal diare. Selainitu, meningkatkan promosi kesehatan dalam rangka mengajak masyarakat terutama para ibu untuk berperilaku sehat terhadap kejadian diare.
Copyrights © 2018