Abstrak: Pembelajaran kreatif terus dibahas sejakpembelajaran itu ada sebab bukan hal yang baru danbahkan dibutuhkan oleh semua pihak. Namun olehkarena pembelajaran selama ini hanya menitik beratkanpada aspek kognitif semata dan mengabaikan aspekafektif dan psikomotorik, sehingga pembelajaran yangbernuansa kreativitas terabaikan, semestinya ketigaaspek tersebut diupayakan berjalan secara simultan dankreatifitas mutlak merupakan bagian atau satu kesatuandengan pembelajaran itu sendiri. Karakteristik individuyang memiliki bakat kreatifitas adalah memiliki etoskerja tinggi, cepat dalam mengambil keputusan, berpikirfeleksibel, penuh ide, hasrat ingin tahu, cenderungmelakukan tugas-tugas yang berat dan sulit. Dalambimbingan konseling setiap individu atau peserta didikmemiliki potensi kreativitas yang dapat dikembangkanmelalui tiga pilar: orang tua, sekolah dan masyarakat.Ketiganya dituntut mampu menciptakan lingkunganyang dibutuhkan berupa: fleksibilitas dalam kesempatan,contoh yang positif, bimbingan dan dukungan, rasahumor, empati. Demikian pula bagi guru/konselordiharapkan mengedepankan prinsip-prinsip yaitu:understanding, acceptance, fleksibilitas, kepekaan dankeahlian yang dikemas dalam tiga proses layanan yakni,counseling itu sendiri, consulting, dan coordinating.Kata kunci: Pembelajaran kreatif, bimbingan konseling.
Copyrights © 2013