AbstrakMonotonitas gerakan tubuh membuat tekanan yang berlebihan pada beberapa bagian tubuh, sehingga mengakibatkan keluhan nyeri (pain) pada beberapa bagian tubuh manusia. Kebiasaan tukang becak menggunakan posisi yang tidak ergonomis dapat mengakibatkan timbulknya keluhan nyeri punggung bawah. Posisi duduk dalam pekerjaan memberikan kenyamanan terhadap individu yang melakukan posisi ini. Akan tetapi menurut penelitian, Posisi duduk kerja telah memberikan tekanan pada punggung bawah yang cukup berat dan menimbulkan nyeri punggung bawah pada pekerja dengan posisi ini. Nyeri pada punggung bawah timbul karena terjadinya tekanan pada susunan syaraf tepi daerah pinggang (syaraf terjepit). Jepitan pada syaraf ini terjadi karena gangguan pada otot dan jaringan sekitarnya.Gangguan ini dapat terjadi akibat sikap tubuh kita sehari-hari. Sikap tubuh tersebut, antara lain berdiri yang tidak rileks ataupun sikap duduk yang terlalu lama. Nyeri punggung bawah juga bisa diakibatkan oleh kesalahan sikap tubuh ketika melakukan aktifitas. Tujuan penelitian ini yaitu Mengetahui hubungan posisi kerja duduk dengan keluhan nyeri punggung bawah pada tukang becak di Wilayah Kelurahan Larangan Indah Ciledug-Tangerang. Metode Penelitian yang digunakan adalah dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh tukang becak berusia 25 – 65 tahun yang berada di Wilayah Kelurahan Larangan Indah Ciledug-Tangerang yang berjumlah 30 Orangdengan pengambilan sampel Purposive Sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan sata sekunder. Analisa data yang digunakan adalah menggunakna uji Pearson product moment. Persentase terbesar ada kriteria posisi kerja duduk adalah kurang baik dengan nilai rata-rata sebesar 38.57 dan kriteria keluhan nyeri punggung bawah yang cukup besar dengan nilai rata-rata sebesar 39.37 dan lama kerja tukang becak paling besar adalah 16-30 tahun atau 46.67% serta usia responden terbanyak adalah usia 40-50 tahun atau 40.00%. Ada hubungan antara posisi kerja duduk dengan keluhan nyeri punggung bawah pada tukang becak di Wilayah Kelurahan Larangan Indah Ciledug-Tangerang dengan p value = 0.022 < a 0.05. Nilai r hitung = 0.417 lebih besar dari r tabel 0.361 yang memiliki hubungan korelasi cukup kuat. Perlu adanya peningkatan kegiatan penyuluhan mengenai bagaimana posisi kerja duduk yang ergonomis pada tukang becak agar tidak terjadi keluhan nyeri punggung bawah pada tukang becakKata kunci : posisi kerja duduk, nyeri punggung bawah, tukang becak
Copyrights © 2014