Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM)
Vol 2, No 1 (2014): INOHIM

Hubungan Posisi Kerja Duduk Dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Tukang Becak di Wilayah Kelurahan Larangan Indah Ciledug-Tangerang

Nina Novianah (Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Esa Unggul, Jakarta Jalan Arjuna Utara No.9, Kebon Jeruk - Jakarta Barat 11510)
Agus Triyono (Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Esa Unggul, Jakarta Jalan Arjuna Utara No.9, Kebon Jeruk - Jakarta Barat 11510)
Sumadi Sumadi (Fikes – Universitas Esa Unggul, Jakarta Jln. Arjuna Utara Tol Tomang Kebun Jeruk, Jakarta 11510)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2014

Abstract

AbstrakMonotonitas  gerakan  tubuh membuat tekanan yang berlebihan pada beberapa bagian tubuh, sehingga mengakibatkan keluhan nyeri (pain) pada beberapa bagian tubuh manusia. Kebiasaan tukang becak menggunakan posisi yang tidak ergonomis dapat mengakibatkan timbulknya keluhan nyeri punggung bawah. Posisi  duduk  dalam  pekerjaan  memberikan  kenyamanan  terhadap  individu  yang melakukan   posisi   ini.   Akan   tetapi   menurut  penelitian,   Posisi   duduk   kerja   telah memberikan  tekanan  pada  punggung  bawah  yang  cukup  berat  dan  menimbulkan nyeri  punggung  bawah  pada  pekerja  dengan  posisi  ini. Nyeri pada punggung bawah timbul karena terjadinya tekanan pada  susunan  syaraf  tepi  daerah  pinggang  (syaraf  terjepit).  Jepitan  pada  syaraf  ini terjadi karena gangguan pada otot dan jaringan sekitarnya.Gangguan ini dapat terjadi akibat sikap tubuh kita sehari-hari. Sikap tubuh tersebut, antara lain berdiri yang tidak  rileks  ataupun  sikap  duduk  yang  terlalu  lama.  Nyeri  punggung  bawah  juga  bisa diakibatkan oleh kesalahan sikap tubuh ketika melakukan aktifitas. Tujuan penelitian ini yaitu Mengetahui hubungan posisi kerja duduk dengan keluhan nyeri punggung bawah pada tukang becak di Wilayah Kelurahan Larangan Indah Ciledug-Tangerang. Metode Penelitian yang digunakan adalah dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh tukang becak berusia 25 – 65 tahun yang berada di Wilayah Kelurahan Larangan Indah Ciledug-Tangerang yang berjumlah 30 Orangdengan pengambilan sampel Purposive Sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan sata sekunder. Analisa data yang digunakan adalah menggunakna uji Pearson product moment. Persentase terbesar ada kriteria posisi kerja duduk adalah kurang baik dengan nilai rata-rata sebesar 38.57 dan kriteria keluhan nyeri punggung bawah yang cukup besar dengan nilai rata-rata sebesar 39.37 dan lama kerja tukang becak paling besar adalah 16-30 tahun atau 46.67% serta usia responden terbanyak adalah usia 40-50 tahun atau 40.00%. Ada hubungan antara posisi kerja duduk dengan keluhan nyeri punggung bawah pada tukang becak di Wilayah Kelurahan Larangan Indah Ciledug-Tangerang dengan p value = 0.022 <  a  0.05. Nilai  r  hitung =  0.417  lebih besar dari r tabel 0.361 yang memiliki hubungan korelasi cukup kuat. Perlu adanya peningkatan kegiatan penyuluhan mengenai bagaimana posisi kerja duduk yang ergonomis pada tukang becak agar tidak terjadi keluhan nyeri punggung bawah pada tukang becakKata kunci : posisi kerja duduk, nyeri punggung bawah, tukang becak

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

INO

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) is a scientific publication devoted to disseminate all information contributing to the understanding and development of Health Information management, Health Informatics and Health Information Management System. ...