JURNAL TATA KELOLA SENI
Vol 3, No 1 (2017): Juni 2017

RETRACTED ARTICLE: Strategi Pengembangan Manajemen Jember Fashion Carnaval

Violeta Wosi Permata (Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
11 Jun 2017

Abstract

AbstrakJember Fashion Carnaval adalah sebuah event tahunan dalam ajang seni karnaval tata busana, pertama kali terselenggara pada tahun 2001. JFC telah menempuh perjalanan yang sangat panjang dan telah berusia lebih dari enam belas tahun. Dalam perjalanan yang sangat panjang tersebut bukan berarti JFC tidak memiliki kendala dalam penyelenggaraannya. JFC sempat akan diberhentikan oleh Pemerintah Kabupaten Jember pada tahun 2009, sebab bukan termasuk dalam daftar kegiatan Pemerintah Kabupaten Jember. Terlepas dari permasalahan yang dialami oleh JFC, pada kenyataannya perjalanan JFC terbukti mampu menembus pasar internasional dan dapat terselenggara setiap tahun dengan inovasi-inovasi barunya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memformulasikan strategi pengelolaan Jember Fashion Carnaval. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT. Hasil dari penelitian ini adalah posisi dari kuadran analisis SWOT, posisi yang didapatkan berada pada posisi kuadran I yaitu ekspansion (mendukung strategi ofensif), sehingga diperlukan pemilihan strategi menggunakan kekuatan dan memanfaatkan peluang. Strategi yang sebaiknya diterapkan adalah membentuk kerja sama dalam bentuk kerja sama budaya dengan negara lain, pengembangan dan peningkatan kualitas manajemen organisasi, dan mengimplementasi standarisasi karnaval bertaraf internasional, seperti adanya sistem teknologi untuk menunjang tradisi event JFC.Kata kunci: JFC, pengelolaan, analisis SWOT, manajemen strategi  Abstract Jember Fashion Carnaval is the Indonesian biggest annual fashion carnaval in Kabupaten Jember, East Java. Since 2001, the first event, JFC has experienced a long journey for over sixteen years, until now. Regardless to that very long journey, it does not mean JFC did not have obstacles in the process of the event. JFC was almost dismissed by the Government of Jember in 2009 because it was not listed in the government program of Kabupaten Jember. Regardless to the problems experienced by JFC, in fact, JFC had prove that they are able to penetrate for international market and comes every year with new innovations. The purpose of this study is to identify the management strategies adopted by Jember Fashion Carnaval as well as to analyze and formulate the management strategy of Jember Fashion Carnaval nowadays. The research method is descriptive qualitative method, this method is used for analyze and understand the perception of Jember Fashion Carnaval stakeholders, to get the internal and external variables formula of Jember Fashion Carnaval. The research approach is SWOT analysis, this approach is used to analyze internal and external variables in the management of Jember Fashion Carnaval, so that formulation of development strategy can be formulated. The result of this research is SWOT quadrant analysis, the position obtained is in the first position of quadrant I that is expansion (supporting onfensive strategy), so it is necessary to choose the strategy by using strength and utilize the opportunity. Strategies that should be implemented are establish cultural cooperation with other countries, developing and improving the quality of organizational management, and implementating the standardization of international carnival, such as the technology system to support the tradition of JFC event. Keywords: JFC, management, SWOT analysis, strategy management

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

JTKS

Publisher

Subject

Arts Humanities Other

Description

Jurnal Tata Kelola Seni adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Tata Kelola Seni, Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Jurnal ini memuat hasil penelitian dan tinjauan buku dalam bidang tata kelola, terkhusus di wilayah ...