Agridevina : Berkala Ilmiah Agribisnis
Vol 1, No 2 (2012): Berkala Ilmiah Agribisnis Agridevina

MODEL PENGEMBANGAN LEMBAGA USAHA EKONOMI PERDESAAN PADA SENTRA PRODUKSI KOMODITI PANGAN DI KABUPATEN MANOKWARI PROVINSI PAPUA BARAT

Wurarah, Rully N. (Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Papua)
Mansyim, Naftani (Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Papua)
Yap, Rumas Alma (Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Papua)



Article Info

Publish Date
12 Jun 2019

Abstract

Peran lembaga ekonomi dalam masyarakat turut menentukan terjadinya peningkatan aktivitas pembangunan ekonomi lokal dalam mempercepat dan menstimulir aktivitas ekonomi melalui peningkatan kapasitas produksi komoditi pangan. Pada sisi lain, peningkatan permintaan tersebut belum mampu diimbangi oleh peningkatan kapasitas produksi komoditas pangan local. Kondisi ini mempengaruhi  peningkatan produksi  dan ketersediaan komoditi pangan lokal yang kurang kompetitif. Tujuan kegiatan penelitian ini  secara umum untuk memperoleh beberapa Model Pengembangan Lembaga Usaha Ekonomi Perdesaan Pada Sentra Produksi Komoditi  Pangan Di Kabupaten Manokwari  Provinsi Papua Barat untuk dijadikan acuan  dalam usaha mempercepat dan memperluas  pembangunan ekonomi. Penelitian ini dilakukan pada semua sentra produksi pangan dengan teknik pengumpulan data secara purposive sampling melalui observasi dan wawancara terhadap informan kunci  yang dilakukan di Kabupaten Manokwari. Hasil penelitian pada tahap pertama ini, dengn fokus pada pengembangan lembaga usaha ekonomi menunjukkan bahwa : (a). Potensi komoditi pangan di Kabupaten Manokwari mengalami depresiasi karena terjadinya pengalihan penggunaan lahan. (b) Pengembangan kapasitas produksi melalui injeksi terhadap faktor produksi tidak memberikan dampak terhadap peningkatan ketersediaan pangan di Kabupaten Manokwari. (c) Ketersedian lembaga ekonomi dalam masyarakat kurang menunjang akan penciptaan output komoditi pangan. Rekomendasi yang dapat diberikan untuk menunjang ketersediaan pangan lokal yaitu : (a) Adanya peraturan daerah tentang alih fungsi lahan dan penetapan lahan pertanian tanaman pangan. (b). Pengembangan komoditi pangan masing-masing distrik berdasarkan pada spesialisasi produksi pangan. (c). Perlu menunjang sarana dan kelayakan pasar pada masing-masing Distrik dan pembentukan lembaga penampung seperti unit bisnis kampung, untuk menampung  hasil pertanian pangan di setiap Distrik. (d) Pemberian injeksi faktor produksi kepada petani harus diimbangi dengan injeksi terhadap  paska panen.(penampungan dan pemasaran)

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

sear

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Berkala ilmiah Agribisnis Agridevina dipublikasi oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur yang membuat tulisan ilmiah di bidang Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis. Agridevina terbit dua kali dalam satu tahun (Juli dan Desember) ...