Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan Amerika Serikat (AS) dalam Perang Yaman yang telah terjadi sejak 2015 dengan menggunakan teori ‘Efek CNN’. Dalam makalah ini, peneliti menganalisis dokumen dan pemberitaan media massa serta melakukan analisis wacana terhadap berita media arus utama AS, yaitu CNN dan New York Times. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CNN dan New York Times tidak melakukan pemberitaan yang proporsional mengenai Perang Yaman sehingga opini publik tidak banyak menghiraukan perang ini dan tidak mendorong adanya tindakan lebih lanjut dari pemerintah AS untuk menghentikan perang. Hal ini sejalan dengan adanya kepentingan ekonomi-politik AS di Yaman serta dukungan AS kepada Arab Saudi.
Copyrights © 2019