KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi
Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018

AUDIT KOMUNIKASI PROGRAM KOMUNIKASI, INFORMASI DAN EDUKASI (KIE) KELUARGA BERENCANA PADA PERWAKILAN BKKBN PROVINSI SULAWESI BARAT

Sukardi Sukardi (Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju)



Article Info

Publish Date
19 Dec 2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengaudit proses komunikasi KIE KB dan menganalisis faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaan KIE KB pada perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat. Tipe penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan audit komunikasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Data dianalisis dengan teknik analisis pengalaman komunikasi yang juga dikenal dengan sebutan teknik peristiwa kritis.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses komunikasi KIE KB pada perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat kurang berjalan secara efektif dikarenakan 1) komunikator dalam hal ini Penyuluh KB tidak melakukan perencanaan komunikasi sebelum melakukan KIE KB 2) pesan yang disampaikan hanya menggunakan teknik two-side issu yang menyampaikan kelebihan dan efek samping dari alat kontrasepsi karena tidak ada penyusunan pesan hanya mengambil langsung dari media, 3) Media/saluran lembar balik pada saat KIE Kelompok yang terintegrasi dengan kegiatan posyandu tidak sesaui dengan jumlah peserta dan tidak menggunakan microphone, 4) sasaran, tidak ada pemetaan sasaran dan masih ada beberapa kelompok masyarakat yang menolak program KB, 5) efek/dampak KIE terhadap pasangan usia subur dapat menyebut kembali sebagian jenis-jenis kontrasepsi modern dan rata-rata pasangan usia subur masih menggunakan kontrasepsi non metode jangka panjang seperti Pil, Suntik dan Kondom. Faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaan KIE KB ini adalah faktor internal yakni dari intern BKKBN itu sendiri dalam hal kompetensi komunikator (Penyuluh KB) yang kurang memadai dan faktor eksternal dari masyarakat itu sendiri yang masih ada menganggap bahwa program Keluarga Berencana bertentangan dengan agama, budaya dan adat mereka.

Copyrights © 2018