Data arkeologis menunjukkan bahwa kelompok-kelompok masyarakat yang tersebar di kepulauan Nusantara telah berkembang sejak masa yang tua. Perkembangan tersebut tumbuh secara khas pada masing- masing kelompok sesuai dengan situasi lingkungan, karakteristik kelompok, maupun kondisi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Sementara itu dimensi ruang dan waktu juga mempengaruhi model-model perubahan kebudayaan serta perkembangan masyarakatnya. Oleh sebab itu tidak mustahil sistem sosial dan budaya masyarakat di Nusantara pada saat yang bersamaan dapat menampilkan wujud yang majemuk.
Copyrights © 1985