Pendidikan dan pembelajaran di sekolah dapat dipandang sebagai suatusistem. Di dalamnya terdapat beberapa komponen yang saling berinteraksi, yaitusiswa, guru, kurikulum, administrasi, fasilitas penunjang dan lingkungan belajar.Setiap komponen pembelajaran tersebut mempunyai peranan dan fungsi masingmasingyang mendukung keseluruhan sistem pendidikan dan pembelajaran disekolah dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Dalam pengertian pendidikan dan pembelajaran sebagai suatu sistemsebagaimana yang telah dikemukakan di atas, kurikulum dipandang sebagai salahsatu komponen yang paling penting. Implementasi Kurikulum 2013 mendorongsiswa mampu melakukan kegiatan eksplorasi dan hal ini ber-implikasi terhadappelaksanaan kegiatan pembelajaran yang menerapkan berbagai strategi danmetode pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, efektif, dan bermakna.Salah satu inovasi pembelajaran menuju student centered adalahpendekatan konstruktivisme. Dalam pendekatan konstruktivisme, siswa harusmembangun pengetahuan dalam kerangka berpikirnya. Guru dapat memfasilitasiproses dalam mengajar dengan cara memberikan informasi yang bermakna danrelevan kepada siswa. Salah satu konsep dalam pendekatan konstruktivismeadalah self-regulated learning. Dalam self-regulated learning, siswa perludiarahkan untuk mengatur diri sendiri dan berperan mengevaluasi kemajuansiswa, dan bertindak melampaui standar-standar yang disyaratkan bagi merekadengan menelusuri hal-hal yang menjadi minat mereka. Self-regulation bukanlahsuatu kemampuan mental atau keterampilan performance akademik, melainkansuatu proses self-directive dimana siswa mengubah kemampuan mental mereka kedalam keterampilan akademik.
Copyrights © 2014