Dengan berkembangnya Jujitsu di Indonesia semakin pesat dibutuhkan atlet berkualifikasi yang mampu mengangkat nama Indonesia di dunia internasional. Namun, tidak semua atlet dapat berpartisipasi dalam kompetisi nasional dan internasional, hanya yang terbaik yang dapat berpartisipasi melalui Training Center (TC). Dalam sistem seleksi ini, PBJSI menemukan kesulitan untuk mendapatkan atlet terbaik yang akan dikirim ke permainan berdasarkan objektivitas Tanpa mencari subjektivitas. Untuk menentukan atlet bergabung kejurnas, diperlukan sistem pendukung keputusan yaitu dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Jadi setelah proses pemilihan atlet Jujitsu dengan metode ini akan mendapatkan hasil peringkat yang akan menentukan atlet mana dari masing-masing kelas akan mewakili Banten untuk mengikuti Kejuaraan Nasional.
Copyrights © 2018