ABSTRAKProblematika yang sering terjadi dalam pembelajaran maharah qiro’ah adalah problem linguistik. Pembelajaran maharah qiro’ah akan lebih efektif dan efisien apabila peserta didik dapat menguasai aspek-aspek yang menjadi satu kesatuan dalam pembelajaran maharah qiro’ah. Aspek tersebut adalah aspek fonologi, morfologi, sintaksis dan semantik.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja problem linguistik dalam pembelajaran maharah qiro’ah dan seberapa besar peran linguistik dalam capaian kemahiran membaca. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1). Apa saja problematika peserta didik dalam pembelajaran maharah qiro’ah ditinjau dari segi linguistik. (2). Seberapa besar peranan linguistik dalam capaian kemahiran maharah qiro’ah.Dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriftif. Adapun sumber datanya di peroleh dari dosen pengajar maharah qiro’ah dan peserta didik semester 6/C jurusan pendidikan bahasa Arab UIN Raden Intan Lampung. Dengan ini Metode mengumpulkan datanya dengan observasi, tes, interviewdan dokumentasi, kemudian analisis data dalam hal ini menggunakan analisis kualitatif dengan langkah-langkah. Verivikasi data, Penyajian data, Reduksi data. Kemudian untuk menarik kesimpulan digunakan analisis induktif yang mana dari kesimpulan-kesimpulan yang khusus kemudian akan menjadi kesimpulan yang bersifat umum. Adapun dari hasil penelitian ini bahwa peserta didik masih mengalami problem linguistik dalam pembelajaran maharah qiro’ah yaitu dari aspek pengucapan Makharijul khuruf, Kosakata, I’rab, Nahwu dan Shorof dalam hal ini bisa dilihat dalam penguasaan struktur kalimat dan penguasaan kosakata peserta didik. Oleh karenanya peran linguistik dalam pembelajaran bahasa Arab khususnya maharah qiro’ah memiliki kedudukan yang sangat penting dalam capaian kemahiran membaca peserta didik.Kata Kunci : Problematika Linguistik dan Maharah Qiro’ah
Copyrights © 2019