Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun merupakan salah satu rumah sakit di Kota Madiun yang memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun sangat memerlukan SDM yang berkualitas. Pada tahun 2015 tingkat kinerja perawat tergolong masih rendah, terlihat dari nilai Indikator Kinerja Individu (IKI) tahun 2015 di RSI Siti Aisyah Madiun yaitu dari 90 perawat instalasi rawat inap terdapat 7 perawat yang mendapat nilai baik sebanyak 23,3% dan 83 perawat mendapat nilai cukup sebanyak 76,6. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman budaya organisasi terhadap kinerja perawat instalasi rawat inap di RSI Siti Aisyah Madiun. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik, dengan desain cross sectional study. Populasi adalah perawat instalasi rawat inap di RSI Siti Aisyah Madiun. Dari populasi sejumlah 90 orang, dengan menggunakan teknik sampling proporsionate statisfied random sampling, diperoleh sampel sebanyak 73 orang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah Analisis Korelasi Kendall Tau (t) untuk mengetahui korelasi atau hubungan antara dua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat instalasi rawat inap di RSI Siti Aisyah Madiun kurang memahami budaya organisasi dan nlai indikator Kinerja Individu (IKI) perawat sebagian besar mendapat niilai cukup. Sedangkan hasil uji Kendall” tau_b menunjukkan bahwa nilai sig adalah 0,017 < 0,05 dan koefisien korelasi Kendall” tau_b yaitu 0,205 disebut hubungan linier yang positif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemahaman budaya organisasi terhadap kinerja perawat. Pimpinan RSI Siti Aisyah Madiun hendaknya lebih menginternalisasi budaya organisasi kepada seluruh anggota RSI Siti Aisyah Madiun.
Copyrights © 2017